Hati menjadi pilu melihat kisah ketabahan Rizal Marzuki, budak lelaki dari Indonesia yang menjadi tular kerana video dia dibuli. Kanak-kanak berusia 12 tahun itu menahan penderitaannya buat sekian lama tanpa pernah memberitahu ibunya tentang apa yang berlaku kerana tidak mahu keluarganya berasa bimbang. 

Ketika semua orang menyangka segala harapan di dunia telah hilang, Rizal mendapat keadilan sewajarnya apabila kesemua 8 orang pembulinya telah diberkas dan ditangkap polis kerana kesalahan mereka.

Kes buli Rizal menjadi tular dan mendapat perhatian ramai pihak yang tampil mahu memberikan bantuan.

Kes Rizal turut menarik perhatian Pemimpin Wilayah Sulawesi Selatan yang memutuskan bahawa untuk apa yang dilalui Rizal, dia layak diberi pampasan. Beliau berbesar hati menghadiahkan sebuah skuter elektrik buat Rizal bagi memudahkannya menjaja kuih goreng buatan air tangan ibunya. 

Katanya,”Saya secara khusus mengundang Rizal, mangsa gangguan dan buli ke Daerah Pangkep bersama ibu bapanya di pejabat gabenor sebagai sokongan daripada kami untuk membantu Rizal.”

Rizal juga mendapat bantuan biasiswa dan kewangan secara peribadi daripadanya.

Media melaporkan kes ini turut menarik perhatian Rizky Irmansyah, Setiausaha Peribadi Menteri Pertahanan Indonesia, yang memutuskan untuk memberikan biasiswa buat Rizal hingga dia menamatkan sekolah menengahnya dan juga sejumlah bantuan wang. 

Facebook

Insiden buli itu amat menyentuh hatinya sehingga beliau terpanggil mahu membiaya sendiri sebagai bentuk bantuan peribadi kepada kanak-kanak berusia 12 tahun itu.

Rizki turut menghubungi Rizal melalui panggilan video dengan memberi jaminan bahawa pendidikannya kini akan lebih terjamin.

Seramai lapan individu telah ditangkap kerana membuli Rizal.

Suspek yang kebanyakannya masih remaja telah ditahan di Balai Polis Daerah Pangkep.

 

View this post on Instagram

 

Video perundungan atau bullying sekelompok anak terhadap seorang anak, RZ (12), penjual jalangkote keliling di Kelurahan Bonto-Bonto, Kecamatan Ma’rang, Pangkep, Sulawesi Selatan viraldi media sosial. RZ tampak dirundung hingga didorong hingga jatuh. . Dalam video yang berdurasi 11 detik itu, memperlihatkan korban yang menggunakan sepeda dan membawa barang dagangannya dikerumuni oleh sekelompok anak muda yang menggunakan motor. Sementara salah seorang dari mereka terlihat mendorong-dorong korban. . Dengan menggunakan bahasa bugis, pelaku sempat mendorong-dorong korban lalu naik ke motornya. Saat korban memegang plat motor pelaku, korban lalu dipukul dari belakang hingga jatuh tersungkur ke pinggir jalan. . Video yang diunggah di grup Facebook ini langsung viral dan mendapat banyak tanggapan oleh netizen. Hampir semuanya mengecam ulah pelaku yang melakukan perundungan itu. Kapolsek Ma’rang, Ipda Sofyan langsung memerintahkan jajarannya untuk bergerak cepat mengamankan pelaku dan juga korban. . “Pelaku atas nama Firdaus (26) tahun sudah kita amankan bersama korban, setelah video ini viral. Kejadiannya itu sore tadi di lapangan Bonto-bonto. Korban mengalami luka lecet di tangannya karena didorong oleh pelaku,” kata Ipda Sofyan, Minggu (17/5/2020). . Karena banyak warga dan juga keluarga korban yang berkumpul di Polsek, pelaku lalu dibawa ke Polres Pangkep untuk diproses lebih lanjut. . “Karena videonya viral, makanya banyak warga dan juga keluarga korban yang datang ke Mako. Jadi kami minta pelaku ini dibawa ke Polres Pangkep untuk diproses lebih lanjut,” lanjutnya. . Tak hanya sekali, perundungan terhadap korban itu juga pernah terjadi dan divideokan oleh warga dan juga menjadi viral di media sosial. . Artikel : detik.com

A post shared by OFFICIAL MAKASSAR INFO (@makassar_iinfo) on

makassar_iinfo/Instagram

Suspek utama yang dirakam membuli Rizal akan didakwa dibawah Artikel 351 Kanun Jenayah dan Akta Perlindungan Kanak-kanak Indonesia, yang jika didapati bersalah akan berhadapan hukuman penjara hingga tiga tahun enam bulan.

Syukur kerana akhirnya Rizal mendapat pembelaan apabila ramai individu baik hati telah tampil membantu ketika dia bergelut setiap hari melalui masa-masa sukar dalam kehidupan zaman kanak-kanak.

 

View this post on Instagram

 

Insiden seorang bocah penjual jalangkote di Kabupaten Pangkep jadi korban bullying oleh sekelompok pemuda menyedot atensi publik. Rekaman kejadian perundungan itu viral di media sosial sejak diunggah pada Minggu (17/5/2020) lalu. . Salah satunya CEO Tiran Group, Andi Amran Sulaiman. Prihatin atas perlakuan tidak menyenangkan yang dialami Rizal, hati Amran pun terketuk untuk membantu membangkitkan kembali mental bocah 12 tahun tersebut. . Jaminan masa depan bagi Rizal diserahkan langsung oleh mantan Menteri Pertanian itu berupa sepucuk Surat Keputusan (SK) tertulis bahwa setamat SMA kelak, Rizal akan bekerja di salah satu anak usaha Tiran Group. . Tak hanya itu, bantuan biaya pendidikan dari AAS Foundation juga diserahkan langsung oleh Amran. Juga kado berupa mainan robot-robotan berukuran besar. Ayah Rizal, Marzuki mengaku sangat berterima kasih dengan bantuan yang diberikan Amran Sulaiman tersebut. . Pria penjual gorengan itu juga merasa terharu dengan jaminan masa depan yang diterima anak keduanya itu. “Sebenarnya perundungan itu sudah berulang kali dialami Rizal, tapi anaknya tidak pernah melapor. Setelah video itu ditunjukkan sama tantenya, baru kita ini tahu,” ungkap Marzuki kepada Fajar.co.id. . Sementara itu Rizal mengaku akan menabung bantuan biaya pendidikan yang ia terima dari Amran Sulaiman. Saat ditanya, untuk apa uang tersebut akan dipergunakan, dengan lugunya Rizal menjawab akan mengajak kedua orang tuanya umrah. . “Mau ajak bapak sama ibuku ke Mekkah,” jawabnya dengan bahasa bugis. . Artikel : fajar.co.id Video : @anggubatary

A post shared by OFFICIAL MAKASSAR INFO (@makassar_iinfo) on

makassar_iinfo/Instagram

Buat Rizal yang pasti mengalami trauma, pembulinya akan mendapat balasan yang layak mereka terima dan dia tidak perlu bimbang lagi. Adik kini mendapat sokongan dari seluruh dunia, katakan tidak kepada pembuli!

Maybe you're interested :

Share
Kategori: Asia GLOBAL

Video Popular